Rabu, 17 Desember 2014

Pengertian dan Jenis Konflik Organisasi

Konflik organisasi adalah suatu proses antara dua orang atau lebih dimana salah satu pihak berusaha menyingkirkan pihak lain dengan cara menghancurkannya atau mbuatnya tidak berdaya.

Jenis-jenis konflik dalam organisasi terbagi menjadi lima, diantaranya :
  1. Konflik dalam diri individu, yaitu konflik yang terjadi ketika individu menghadapi ketidakpastian tentang pekerjaan yang ia harapkan untuk melaksanakannya. Bila berbagi permintaan pekerjaan saling bertentangan, atau bila individu diharapkan untuk melakukan lebih dari kemampuannya. 
  2. Konflik antar individu, yaitu konflik dalam organisasi yang sama dimana hal ini sering diakibatkan oleh perbedaan-perbedaan kepribadian. Konflik ini berasal dari adanya konflik antar peranan (seperti antara manajer dan bawahan).
  3. Konflik antar individu dan kelompok, yaitu konflik yang berhubungan dengan cara individu menanggapi tekanan untuk keseragaman yang dipaksakan oleh kelompok kerja mereka. Contohnya seperti seorang individu yang dihukum atau diasingkan oleh kelompok kerjanya karena melanggar norma-norma kelompok.
  4. Konflik antar kelompok dalam organisasi yang sama, yaitu konflik yang terjadi karena pertentangan kepentingan antar kelompok atau antar organisasi.
  5. Konflik antar organisasi, yaitu konflik yang timbul sebagai akibat bentuk persaingan ekonomi dalam sistem perekonomian suatu negara. Konflik ini telah mengarah kepada timbulnya pengembangan produk baru, seperti teknologi, jasa, dan harga-harga lebih rendah, serta penggunaan sumber daya lebih efisien.


Referensi :

Munandar AS. Manajemen Konflik dalam Organisasi, Pengendalian Konflik dalam Organisasi, Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, Jakarta, 1987.






Jumat, 07 November 2014

Curriculum Vitae


Data Pribadi

Nama                                       : Widya Frima Asandra
Tempat, Tanggal Lahir               : Pekanbaru, 4 Agustus 1991
Jenis Kelamin                            : Perempuan
Alamat                                      :  Jl. Kapuk no.2a Margonda Raya Pondok Cina - Depok
No telp                                     : 081284786906
Email                                        : asandrawidy@gmail.com


Riwayat Pendidikan

·         Pendidikan Formal

2010 sampai dengan 2014      : Universitas Gunadarma, Sistem Informasi IPK 3,40
2006 sampai dengan 2009      : SMA Negeri 6 Pekanbaru
2003 sampai dengan 2006      : SMP Negeri 4 Pekanbaru
1997 sampai dengan 2003      : SD Kartika 1-9 Pekanbaru

·         Pendidikan Non Formal

Basic User Linux Workshop (Febuari 2012) - Universitas Gunadarma Depok
Workshop mengenai pengenalan linux redhat,basic command linux ,pengenalan file dan system folder,editor dan user
Visual Basic.Net Course (Juli 2012) - Universitas Gunadarma Depok
Membahas tentang pengenalan VB.NET beserta rinciannya.

Pengalaman Organisasi
2006 sampai dengan 2007      : Seketaris Osis SMA
2009 sampai dengan 2010      : Bendahara AIESEC Unand

Keahlian TambahanKeahlian Komputer (MS Word, Ms Excel, Ms Powerpoint)
Keahlian Bahasa Inggris (Listening, Speaking, Writing)

Demikian Curriculum Vitae yang dapat saya sampaikan. Untuk dipergunakan sebagaimana mestinya


Hormat Saya




Widya Frima Asandra

Nama                                                             : Rianti Solikhah
Tempat, Tanggal lahir                                     :  Jakarta , 2 Januari 1989;
Agama                                                           : Islam;
Alamat rumah                                                 : Purworejo Jawa tengah
Nomer telepon                                               : +628157761277
Email                                                              : rajahaari@gmail.com
- See more at: http://bisnisrumahan19.blogspot.com/2014/06/contoh-cv-curriculum-vitae-yang-baik.html#sthash.MYnMQ5FE.dpuf

Hal Penting Yang Dibutuhkan Untuk Membentuk Sebuah Organisasi

Tata cara dalam membentuk suatu organisai adalah dengan partisipasi kita untuk mengumpulkan orang untuk turut ikut dalam kegiatan yang kita akan lakukan dalam mendirikan suatu organisasi.Seperti dalam mendirikan suatu organisasi kemahasiswaan untuk menjalin kerjasama antar seseorang di dalam suatu organisasi yang akan kita buat. Contohnya dalam pengesahan untuk mengizinkan mendirikan suatu organisasi dalam pembangunan universitas yang diberi nama “mapala universitas perjuangan”.Nama universitas yang akan didirikan pun, harus melalui persetujuan dan kesepakatan bersama dari berbagai pihak yang meliputi dari beberapa orang yang ikut bergabung dalam suatu organisasi. Adapun hal-hal penting yang perlu dipenuhi dalam membentuk suatu organisasi agar suatu organisasi dapat berjalan dengan efektif.
  • Waktu. Untuk dapat berpatisipasi diperlukan waktu. Waktu yang dimaksudkan disini adalah untuk memahamai pesan yang disampaikan oleh pemimpin. Pesan tersebut mengandung informasi mengenai apa dan bagaimana serta mengapa diperlukan peran serta.
  • Bilamana dalam kegiatan partisipasi ini diperlukan dana perangsang, hendaknya dibatasi seperlunya agar tidak menimbulkan kesan “memanjakan”, yang akan menimbulkan efek negatif.
  • Subyek partisipasi hendaknya relevan atau berkaitan dengan organisasi dimana individu yang bersangkutan itu tergabung atau sesuatau yang menjadi perhatiannnya.
  • Partisipasi harus memiliki kemampuan untuk berpartisipasi, dalam arti kata yang bersangkutan memiliki luas lingkup pemikiran dan pengalaman yang sama dengan komunikator, dan kalupun belum ada, maka unsur-unsur itu ditumbuhkan oleh komunikator.
  • Partisipasi harus memiliki kemampuan untuk melakukan komunikasi timbal balik, misalnya menggunakan bahasa yang sama atau yang sama-sama dipahami, sehingga tercipta pertukaran pikiran yang efektif atau berhasil.
  • Para pihak yang bersangkutan bebas di dlam melaksanakan peran serta tersebut sesuai dengan persyaratan yang telah ditentukan.
  • Bila partisipasi diadakan untuk menentukan suatu kegiatan hendaknya didasarkan kepada kebebasan dalam kelompok, artinya tidak dilakukan pemaksaan atau penekanan yang dapat menimbulkan ketegangan atau gangguan dalam pikiran atau jiwa pihak-pihak yang bersangkutan. Hal ini didasarkan kepada prisnsip bahwa partisipasi adalah bersifat persuasif.

sumber : http://rizka-suryaningsih.blogspot.com/2012/04/029-syarat-terbentuknya-organisasi.html

Perbedaan Organisasi Niaga dan Organisasi Sosial

Organisasi Niaga 
adalah organisasi yang dibentuk dengan tujuan utamanya untuk mencari keuntungan.

Organisasi Sosial 
adalah perkumpulan sosial yang dibentuk oleh masyarakat, baik yang berbadan hukum maupun yang tidak berbadan hukum. Organisasi ini dibentuk dengan tujuan utamanya yaitu untuk sarana partisipasi masyarakat dalam pembangunan bangsa dan negara.

Perbedaan Organisasi Niaga dan Sosial menurut wilayah Regional dan Internasional, adalah sebagai berikut :

Organisasi :
  • Tipe dan Bentuk Organisasi
  • Struktur dan Skema Organisasi
Tipe Organisasi :
  1. Piramida mendatar (Flat)ciri-cirinya :
    a. Jumlah satuan organisasi tidak banyak sehingga tingkat - tingkat hierarki kewenangan sedikit
    b. Jumlah pekerja (bawahan) yang harus dikendalikan cukup banyak
    c. Format jabatan untuk pimpinan sedikit karena jumlah pimpinan relatif kecil.
  2. Piramida terbalik : Organisasi piramida terbalik salah satu unit tipe dari piramida terbalik ialah jumlah jabatan pimpinan lebih besar dari jumlah pekerja. Organisasi ini hanya cocok untuk pengangkatan pegawainya berdasarkan atas jawaban fungsional seperti organisasi-organisasi / lembaga-lembaga penelitian, lembaga-lembaga pendidikan.
  3. Kerucut 
    ciri-cirinya :
    a. Jumlah satuan organisasi banyak sehingga tingkat - tingkat hierarki kewenangan banyak
    b. Rentang kendali sempit
    c. Pelimpahan wewenang dan tanggung jawab dapat dilakukan sampai kepada pejabat/pimpinan yang bawah/rendah
    d. Jarak antara pimpinan tingkat atas dengan pimpinan tingkat bawah terlalu jauh
    e. Jumlah informasi jabatan cukup besar.
Bentuk Organisasi :

Memandang organisasi dari segi tata hubungan, wewenang dan tanggung jawab yang ada oleh organisasi. Berikut bentuk-bentuk dari organisasi :
  1. Bentuk Organisasi Staff
  2. Bentuk Organisasi Lini
  3. Bentuk Organisasi Fungsional
  4. Bentuk Organisasi Fungsional & Lini
  5. Bentuk Organisasi Fungsional & Staff
  6. Bentuk Organisasi Lini & Staff 
Struktur / Skema Organisasi
  • Struktur / bagan organisasi memperlihatkan satuan-satuan organisasi, hubungan-hubungan & salurang wewenang & tanggung jawab yang ada dalam organisasi.
  • Rangkuman, pengertian organisasi yang sering disamakan dengan tipe organisasi, padahal keduanya berbeda. Menurut tipenya organisasi dibedakan menjadi dua macam, yaitu organisasi dengan tipe piramid dan kerucut. Bentuk organisasi memadan dari segi tata hubungan, wewenang (authority), dan tanggung jawab (responsibility) dari suatu organisasi. 








Sabtu, 18 Oktober 2014

Sistem Manajemen dan Sistem Organisasi PT. Mayora Indah Tbk

Pada tulisan ini saya akan membahas sistem manajemen dan sistem organisasi dari salah satu perusahan yang bergerak dibidang teknologi industri, yaitu PT. Mayora Indah Tbk. Berikut penjelasannya :

  • Profil Perusahaan
PT. Mayora Indah Tbk adalah perusahaan Fast Moving Consumer Goods yang mempunyai inti dibidang usaha makanan. Didirikan pada tanggal 17 Febuari 1997 dan telah tercatat di bursa efek jakarta sejak tanggal 4 juli 1990. Jenis produksi PT. Mayora Indah Tbk diantaranya adalah biskuit, permen, wafer, coklat, makanan kesehatan, dan kopi. Kini PT. Mayora Indah Tbk telah menjadi perusahan terbesar Cepat Konsumen Pindah Barang dengan 13 pabrik dan lebih dari 25.000 karyawan dan juga telah menerima penghargaan op 100 Perusahaan Eksportir di Indonesia versi majalan swa. Perusahaan ini berdomisili dan berlokasi pabriknya yakni di Tangerang sedangkan kantor pusatnya beralamat di Jl.Tomang Raya No 21-23.

  • Sistem Manajemen 
Saat ini PT. Mayora Indah Tbk menerapkan sistem manajemen ISO 22000:2005 yaitu tentang keamanan pangan untuk menjaga mutu produk serta sebagai salah satu standar Food Safety yang telah digunakan diseluruh Indonesia. Perusahaan ini menerapkan sistem manajemen ISO selain untuk kebutuhan industri makanan pada khususnya untuk meningkatkan profil margin dan efisiensi organisasi sehingga dapat meningkatkan kepuasan pelanggan.Oleh karenanya permasalahan ini perlu diantisipasi dengan menerbitkan suatu metode untuk melakukan risk analysis  (analisis resiko) terhadap bahaya yang disebabkan oleh makanan dalam proses penyediaannya sekaligus diperlukan suatu metode manajemen mutu yang dapat mengontrol dan meningkatkan perbaikan yang berkesinambungan. Melalui penerapan ISO ini PT. Mayora Indah Tbk berharap dapat menjamin keamanan produknya untuk dikonsumsi dan melakukan perbaikan yang berkesinambungan sebagaimana standar sistem manajemen mutu ISO 22000 yang ditinjau secara periodik.

  • Sistem Organisasi
Bentuk Organisasi PT. Mayora Indah Tbk adalah struktur organisasi proyek dengan hubungan organisasi, terutama pada orang-orang yang bekerja pada proyek yang sama. Struktur organisasi perusahannya terdiri dari beberapa kelompok dari fungsi yang berbeda dengan setiap kelompok yang menitikberatkan pada pengembangan produk tertentu atau lini produksi. Kendali perusahaan pada Presiden Direktur sebagai pucuk pimpinan. Selanjutnya diteruskan kepada bawahan masing-masing manajer departemen, kemudian dilanjutkan pada staff serta karyawan.

Kesimpulan : PT. Mayora Indah Tbk menerapkan sistem manajemen ISO dan sistem organisasi proyek.


Jumat, 17 Oktober 2014

Hubungan Manajemen, Tata Kerja, dan Organisasi

Manajemen
Manajemen adalah suatu proses yang terdiri dari rangkaian kegiatan, seperti perencanaan, pengorganisasian, pergerakan, dan pengendalian serta pengawasan yang dilakukan untuk dan mencapai tujuan yang telah ditetapkan melalui pemanfaatan sumber daya manusia dan sumber daya lainnya.Dalam mencapai kegiatanya manajemen harus mampu menyatukan segala fasilitas yang ada guna untuk mencapai tujuan sesuai dengan apa yang diharapkan.

Tata Kerja
Tata kerja merupakan suatu cara pekerjaan dengan baik dan benar serta berhasil mencapai tingkat efisien yang maksimal dengan mempertimbangkan tujuan, fasilitas, tenaga kerja, dan waktu, serta hal lainnya.

Organisasi
Organisasi pada dasarnya digunakan sebagai wadah atau tempat dimana orang-orang berkumpul dan bekerja sama secara rasional, sistematis, terencana, terorganisasi, terpimpin, dan terkendali, dalam memanfaatkan sumber daya uang, material, mesin, metode, lingkaran, sarana dan prasarana, data, dsb. Sebuah organisasi dapat terbentuk karena dipengaruhi oleh kesamaan visi dan misi serta tujuan dengan eksistensi sekelompok orang tersebut terhadap masyarakat. Suatu organisasi bernilai baik apabila organisasi tersebut diakui oleh masyarakat sekitarnya.

  • Manajemen dan Tatakerja
Manajemen dan tatakerja disini dimaksudkan sebagai metode atau suatu cara bagaimana agar sumber-sumber dan waktu yang tersedia yang diperlukan dapat dimanfaatkan dengan tepat sehingga proses kegiatan manajemen dapat dilaksanakan dengan tepat.
  • Manajemen dan Organisasi 
Manajemen dan organisasi disini dimaksudkan sebagai tempat untuk bekerja sama dalam mencapai tujuan tertentu yang telah ditetapkan secara bersama. Jika tujuannya adalah untuk mencapai keuntungan maka organisasi tersebut dinamakan perusahaan, dsb. Agar suatu organisasi dapat berjalan dengan baik maka perlu adanya pengelolaan, pekerjan mengelola itu disebut manajemen dan orang yang mengelola atau memimpinnya disebut dengan manajer. Jadi dalam rangka manajemen harus ada organisasi.
  • Manajemen, Organisasi, dan Tata Kerja
Hubungan antar ketiganya adalah sebagai berikut :
  1. Manajemen : Proses kegiatan pencapaian tujuan bersama melalui kerja sama antar manusia
  2. Tata Kerja : Pola atau cara bagaimana kegiatan dan kerja sama harus dilaksakan sehingga tercapai suatu tujuan yang efisien
  3. Organisasi :  Alat bagi pencapaian tujuan dan pengelompokkan kerja sama
Dapat disimpulkan bahwa manajemen, tata kerja, dan organisasi diarahkan kepada satu hal yaitu tercapainya tujuan. 

Ciri - Ciri dan Unsur Organanisasi



Secara umum organisasi merupakan sebuah sistem yang terdiri dari sekelompok individu yang melalui suatu hierarki sistematis dalam pembagian kerja dan pencapaian tujuan.




Ciri - ciri dari organisasi adalah sebagai berikut :


  • Adanya komponen (atasan dan bawahan)
  • Adanya kerja sama (cooperative yang berstruktur dari sekelompok orang)
  • Adanya tujuan
  • Adanya sasaran
  • Adanya keterikatan format dan tata tertib yang harus ditaati
  • Adanya komunikasi antar satu anggota dengan anggota yang lain

Menurut Berelson dan Steiner (1964:55) sebuah organisasi memiliki ciri-ciri sebagai berikut :

  • Formalitas, merupakan organisasi sosial yang merujuk kepada perumusan tertulis dari pada peraturan-peraturan, ketetapan-ketetapan, prosedur, kebijaksanaan, tujuan, strategi, dan seterusnya.
  • Hierarkhi, merupakan organisasi sosial yang merujuk kepada kekuasaan dan wewenang yang berbentuk piramida, artinya ada orang-orang tertentu yang memiliki kedudukan dan kekuasaan serta wewenang yang lebih tinggi dari pada anggota lain pada organisasi tersebut.
  • Besar dan Kompleksnya, organisasi sosial yang merujuk kepada banyaknya anggota sehingga hubungan sosial antar anggota adalah tidak langsung (impersonal) hal ini dikenal dengan nama birokrasi.
  •  Lamanya (durasi), organisasi sosial yang merujuk kepada diri bahwa eksistensi suatu organisasi lebih lama dibandingkan dengan anggota pada organisasi itu.


Unsur - unsur  dari organisasi adalah sebagai berikut :
  • Sebagai wadah atau tempat untuk berkerja sama, artinya organisasi merupakan suatu tempat atau wadah dimana orang-orang dapat bersama untuk mencapai suatu tujuan yang telah ditetapkan. Pengertian tempat disini bukan dalam arti yang konkrit, tetapi dalam arti yang asbtrak, sehingga tempat disini bermakna sebagai menampung atau mewadai keinginan kerja sama beberapa orang untuk mencapai tujuan tertentu. Dalam arti umum, organisasi dapat berubah arti menjadi wadah sekumpulan orang-orang yang mempunyai tujuan tertentu, misalnya organisasi buruh, organisasi wanita, organisasi mahasiswa, dsb.
  • Proses kerja sama sedikitnya antar dua orang, artinya di dalam praktek jika kerja sama tersebut dilakukan dengan banyak orang, maka organisasi tersebut harus disusun lebih sempurna dengan kata lain proses kerja sama dilakukan dalam suatu organisasi, mempunyai kemungkinan untuk dilaksanakan dengan lebih baik. Hal ini berarti tanpa suatu organisasi maka proses sama itu hanya bersifat sementara, dimana hubungan antar kerja sama antara pihak-pihak bersangkutan kurang dapat diatur dengan sebaik-baiknya.
  • Jelas tugas dan kedudukan masing-masing, artinya dengan adanya organisasi maka tugas dan kedudukan masing-masing dari setiap orang lebih jelas dan dobel pekerjaan dapat dihindari.
  • Adanya tujuan tertentu, artinya merupakan hal penting bagi seorang manajer untuk dapat mengorganisir suatu pekerjaan. Suatu perencana yang kurang baik tetapi organisasinya baik akan cenderung lebih baik hasilnya dari pada perencanaan yang baik tetapi organisasi tidak baik.
sumber :